Kamis, 28 Februari 2013

puisi untuk ibu

Dengan latar belakang gubug-gubug karton,
aku terkenang akan wajahmu.
Di atas debu kemiskinan,
aku berdiri menghadapmu.
Usaplah wajahku, Widuri.
Mimpi remajaku gugur
di atas padang pengangguran.
Ciliwung keruh,
wajah-wajah nelayan keruh,
lalu muncullah rambutmu yang berkibaran
Kemiskinan dan kelaparan,
membangkitkan keangkuhanku.
Wajah indah dan rambutmu
menjadi pelangi di cakrawalaku.




MAMA

mama
ingin ku bertanya..
sebesar apa sayangmu padaku..
sedalam mana cintamu padaku..
seluas apa kasihmu padaku..

mamaku..
ingin ku meminta..
ajariku tuk slalu menyayangimu..
dgn sayang yg kau bri untukku..

ajariku tuk slalu mengingatmu..
dgn sgala crita yg kau bri untukku..
ajariku tuk slalu pedulikan dirimu..
dgn sgala peduli yg perna kau bri untukku..

berikanku contoh yg baik..
agar aku bisa membalas smua untukmu..
tetapi mamaku..
bagaimana ku bisa melakukan..
jika kau tidak perna mengajariku..

bagaimana ku bisa mengerti..
jika kau tidak perna memberi contoh..
bagaiman ku bisa membalas budimu..
jika kau sama sekali tak pernah pedulikanku..

mamaku..
tidak kah kau mengerti..
apa yg kurasa dan kuingini..
disaat ku mrasa sepi,
aku membutuhkan pelukanmu..

disaat ku mrasa sedih,
aku membutuhkan belaianmu..
disaat ku mrasa bahagia,
aku membutuhkan dukunganmu..
disaat ku mrasa jatuh,
aku membutuhkan uluran tanganmu..
disaat ku mrasa terluka,
aku membutuhkan nasihatmu sbgai obatku..

simple words

Aku ingin meraih kembali cintamu menjadi kenyataan. Saat diriku dalam siksaan cinta, dirimu melenggang pergi tanpa pernah memikirkanku.

Buat apa berlari dalam kelam? Sedang kabut pun tak mau menyibak. Biarlah semuanya berlalu, mimpi pun aku tak inginkan. Meskipun rindu ini tercipta untukmu.

Saat bertemu, aku tak peduli. Saat kau pergi, aku selalu menantimu. Apakah ini namanya cinta?

Kau datang disaat keegoisan akan cinta tengah mendera. Membawa cahaya dan kedamaian, membuatku tidak mudah menyerah untuk merengkuh kisah cinta bersamamu.

Dalam hati aku menanti, kuserahkan hati sebagai tanda ketulusan cinta.

Meski adakah cinta yang tulus setelah sekian lama lelah mencari. Kapankah perjalanan ini kan berakhir?

Penderitaanku adalah bayangan gelap bagi dirimu, saat kesetiaan menjadi alasan untuk mencampakanku! Aku takkan lari dari cintamu yang selalu memasungku.

Sesuatu yang terbesar dalam hidup ialah mengampuni orang yang menyakiti kita dan tetap mengasihinya.

Jangan pernah berkata selamat tinggal jika masih ingin mencoba. Jangan pernah menyerah selama merasa masih dapat maju. Jangan pernah berkata ya bila tidak menyukainya.

Untuk apa bicara cinta, jika hatimu tak terbuka. Untuk apa bicara cinta, jika matamu tak bercahaya. Untuk apa bicara cinta, jika hanya membuatmu menderita. Bagiku, dirimu adalah sang cinta

Apakah arti cinta jika tidak saling mengerti satu sama lain. Jika keegoisan yang muncul, itu bukanlah cinta.

Dangers of Smoking

Do you think a single drag of smoke would cost you not more than a few quick bucks? Think again... If you add up all future health expenses to it, then you'll realize that it actually may cost you a huge fortune.

Now let's closely examine what happens when you slowly inhale smoke... It enters your respiratory system and causes irritation to the delicate mucosal lining in the lungs. This is because the cigarette smoke consists of a mixture of toxic chemicals like carbon dioxide, carbon monoxide and nicotine that can severely harm your respiratory system. The lung's defense mechanism instantly tries to throw these toxic fumes out of the body. And hence you start coughing! You continue to inhale smoke further until it paralyzes the protective lining and crumples your lungs and then your immune system. Now... the cough disappears and the toxic gases travel through your blood to other body systems.

Once nicotine enters the liver, it starts acting like a drug and stimulates the secretion of blood glucose. At the same time, it acts on the brain causing an increase in heart rate and blood pressure. It stays in the blood for quite some time before it's excreted by the kidney and liver. You can see how just one drag of smoke has the capacity to not only compromise your immunity but also make way for foreign bodies like bacteria, viruses, and the like thus inviting a host of illnesses.

How good does that feel! Not to mention that this euphoria wears off within minutes wanting you to smoke more and more, to retain that effect.

Here, you are! Hooked... helpless... and how...

... smokers suffer from such direct damage on a daily basis with each passing cigarette.

Selasa, 05 Februari 2013

Sukses

Sukses?? siapa sih yang ga tau sukses? setiap orang pasti ingin sukses. Khususnya sih sukses dunia dan akhirat #eeaaa
Menjadi sukses adalah impian semua orang. Tentunya untuk itu diperlukan motivasi yang kuat untuk mengatasi tantangan untuk mencapai apa yang Anda inginkan. Motivasi ini harus ditumbuhkan dari dalam diri sendiri. Anda bisa saja membaca ratusan buku atau pergi ke puluhan seminar untuk memperoleh suntikan motivasi, namun hal yang sering terjadi adalah kenaikan emosi sesaat untuk berubah. Barangkali ini bertahan satu atau dua minggu dan setelah itu Anda merasa semuanya kembali menjadi biasa-biasa saja seperti kondisi yang lama. Pernahkah merasa begitu?
“Motivasi adalah pohon yang Anda siram dengan kedisiplinan diri”
Bagaimana caranya supaya Anda tetap termotivasi untuk bekerja mencapai tujuan yang diinginkan? Intinya motivasi adalah seni berkomunikasi dengan diri sendiri. Komunikasi ini melibatkan perasaan yang Anda rasakan melalui emosi yang muncul. 
Komunikasi juga merupakan inti dari percakapan coaching dimana seorang coach perlu mampu mendengarkan, bertanya, dan menggali informasi dari kliennya dengan tujuan agar ide-ide baru muncul yang berguna bagi kemajuan si klien tersebut,

Lantas apa bedanya antara perasaan dan emosi?
Contohnya begini, jika Anda merasa bersalah maka emosi yang muncul bisa ketakutan dihakimi, ingin melarikan diri, dsb. Jika Anda merasa bahagia, emosinya bisa berupa keceriaan, kegembiraan, keinginan berbagi, dsb. Emosi timbul sebagai akibat dari perasaan yang terjadi didalam diri.
Jadi sebetulnya mudah untuk hidup termotivasi. Kuncinya adalah rasakan hal-hal yang membahagiakan dan bayangkan kesuksesan yang akan Anda raih. Saya jamin Anda akan termotivasi untuk bekerja.
Selain itu ada beberapa tips yang ingin saya berikan agar Anda bisa termotivasi kapanpun dan dimanapun:
1. Selalu konsisten
Kemudahan timbul dari kebiasaan. Motivasi pun sama. Ia memerlukan kedisiplinan sehingga Anda terbiasa hidup dengan motivasi. Ada ungkapan bagus yang mengatakan, “Sesuatu yang Anda ulangi tiap hari selama 21 hari akan menjadi kebiasaan”. Saya anjurkan Anda untuk mempraktekkannya. Mulai dengan hal yang sederhana seperti tersenyum dihadapan cermin, mengatakan “Yes” sebelum bekerja, dan banyak lagi.
2. Bertanggung jawab
Anda perlu seseorang yang bersedia mengingatkan Anda untuk tetap berada di tujuan. Ia bertugas memberikan dukungan dan menjadi mitra bertukar pikiran bagi ide dan gagasan yang Anda punya. Dari sini Anda akan merasa bertanggung jawab untuk memberikan yang terbaik baginya. Proses mencapai tujuan menjadi lebih mudah dengan hadirnya seseorang yang menjadi cermin diri Anda.
3. Kelilingi diri Anda dengan orang-orang yang bervisi sama
Kalau Anda mau menurunkan berat badan, pastikan Anda bersama teman-teman yang mempunyai tujuan sama. Kalau Anda ingin membangun bisnis, bertemanlah dengan orang-orang yang sudah berkecimpung di dunia bisnis atau mereka yang mau memulai bisnis. Anda bisa memperoleh energi dan motivasi dari mereka. Akan sangat mudah untuk termotivasi ketika Anda memperoleh support. Apa yang Anda rasakan sebagai rintangan ketika bekerja sendiri bisa teratasi dengan bantuan dan dukungan teman-teman yang bervisi sama.
4. Fokus pada proses, bukan tujuan
Ini yang sangat penting. Seringkali Anda turun mental ketika dihadapkan pada kesulitan mencapai tujuan. Fokuslah pada proses. Setiap proses memerlukan waktu. Entah cepat, entah lambat. Tujuan Anda sudah jelas, namun perjalanan menuju kesana bisa berliku dan naik turun. Dengan fokus pada proses Anda terhindar dari beban mental karena sekarang Anda memegang kendali atas proses itu sendiri, bukan dikendalikan oleh target untuk mencapai tujuan.
Sekarang Anda lebih tahu bahwa motivasi merupakan kunci untuk meraih sukses. Yang Anda perlukan sekarang adalah kemauan kuat untuk menerapkannya di kehidupan sehari-hari. Seperti apa kata pepatah “Ada kemauan ada jalan”. Selamat mengerjakan dan jangan lupa hargai diri Anda disetiap momen keberhasilan sekecil apapun itu.